Sholat Tarawih Dirumah

Sholat Tarawih Dirumah

Sholat Tarawih Dirumah,- Assalamualaikum, Semoga semuanya selalu dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Allah. Aamiin..

Seperti yang kita tau saat ini kita berada dimasa sulit, yaitu menghadapi virus Covid-19 yang sangat mengganggu aktifitas kita.

Namun, dengan adanya pandemik ini, Semoga ibadah kita kepada Allah SWT tidak berkurang sedikitpun, Malah makin taat kepadanya.

Kali ini admin mau nulis tentang Sholat Tarawih Dirumah, Mengapa demikian?

Saat ini kita tidak diperbolehkan keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak bukan ?

Yang kita sama sama tau, Sholat Tarawih biasa kita lakukan berjamaah di masjid bukan?

Namun menurut himbauan pemerintah, kita tidak diperbolehkan berkerumun disuatu wilayah/tempat

Jadi, admin akan sedikit menjelaskan tata cara sholat tarawih dirumah, dengan cara sendiri ataupun berjamaah.

Yuk disimak sampai selesai artikelnya, biar ilmu kita bertambah lagi..

Sholat-Tarawih-Dirumah

Sebelumnya kita bahas dulu yuk sedikit tentang Sholat Tarawih..

Salat Tarawih adalah salat sunnah yang dilakukan khusus hanya pada bulan ramadan. Dengan kata lain, 

Tarawih adalah suatu ibadah yang hanya dapat dilakukan pada bulan ramadhan saja, Berarti Pahala melakukan Sholat Tarawih benar benar luar biasa bukan ?

Sholat tarawih biasa dilakukan setelah sholat Isya, Rasulullah SAW diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah mengerjakan sholat qiyam Ramadhan selama 3 malam berturut-turut.

Sholat tarawih memang lebih afdhol dilaksanakan di masjid secara berjamaah, Namun dengan keadaan seperti sekarang, 

Anda cukup sholat bersama keluarga saja pahalanya terus berjalan, Yang tidak boleh itu tidak solat hehe

Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Di dalam buku Fiqih Islam Wa Adillatuhu karya Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhali jilid 2, sejumlah ulama berbeda pendapat mengenai jumlah rakaat sholat tarawih.

Kaum Muhajirin dan Anshar disebut melakukan sholat tarawih 20 rakaat. Pendapat ini kemudian diikuti oleh sejumlah ulama.

Sebagian ulama mengatakan, sholat tarawih tidak lebih dari 13 rakaat. Sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah RA.

Sang Ummul Mukminin itu berkata, “Rasulullah SAW tidak pernah menambah sholat qiyam lebih dari 13 baik saat bulan Ramadhan mau pun di bulan-bulan lainnya.

Ibnu Abbas dalam hadits yang diriwayatkan Imam al Bukhari mengatakan pernah bersama Rasulullah mengerjakan sholat malam.

“Beliau sholat dua rakaat, dua rakaat, dua rakaat, dua rakaat, dua rakaat, dua rakaat dan witir satu rakaat,” kata Ibnu Abbas.

Tata Cara Sholat Tarawih

Tata caranya sama seperti sholat fardu, Diawali dengan Niat, Takbiratul Ikhram, dan diakhiri dengan salam 

Dalam sholat tarawih, dianjurkan imam membaca surat surat pendek atau yang ringan. Tujuannya agar tidak memberatkan jamaah yang lainnya.

Berikut adalah urutan sholatnya adalah :

  1. Pelafalan niat sholat Tarawih.
  2. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.

  3. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.

  4. Baca ta’awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran.

  5. Rukuk.

  6. Itidal.

  7. Sujud pertama.

  8. Duduk di antara dua sujud.

  9. Sujud kedua.

  10. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

  11. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.

  12. Salam pada rakaat kedua.

  13. Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai sholat Tarawih.

Niat Sholat Tarawih

Apabila bertindak sebagai imam atau pemimpin salat tarawih, maka bacaan niatnya adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya:”Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Sementara untuk bacaan niat sebagai makmum dalam sholat tarawih adalah sebagai berikut:

 اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya:”Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Dalam bacaan niat sebagai imam atau sebagai makmum, perbedaannya adalah terletak pada kata setelah أَدَاءً (adaan).

Ketika sebagai imam, kata berikutnya adalah إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى (imaman lillahi ta’ala). Sedangkan bagi makmum, usai kata أَدَاءً (adaan) diikuti kemudian oleh kata مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى (ma’muman lillahi ta’ala).

Itulah penjelasan kecil dari admin seputar Sholat Tarawih, Jika ada salah penulisan atau penafsiran, Admin mohon maaf..

Semoga kita semua selalu dindungi Allah dari segala macam mala bahaya, Aamiin..

Hallo, admin sedikit sharing barang yang kita bikin nih hehe, Kita menjual Alat Kepengurusan Jenazah, Dengan Qualitas Insyaallah Nomer 1 di Indonesia, Yuk langsung klik tombol dibawah untuk melihat penjelasannya

radenprojosf

Happiness Marketing Of Jaya Madani

Leave a Reply