Kamar Jenazah dan Seluk-Beluknya
Medical Examiner damaged roof in morgue.

Kamar Jenazah dan Seluk-Beluknya

Inilah pengertian kamar jenazah serta sekilas tentang seluk-beluknya yang perlu diketahui untuk menambah wawasan.

kamar jenazah dan seluk-beluknya
Source: Flickr

Ada salah satu bagian di rumah sakit yang paling dihindari oleh orang lain, yaitu kamar mayat atau kamar jenazah. Meski demikian ruangan tersebut wajib ada.  

Sekilas yang dimaksud kamar mayat adalah tempat khusus untuk menyimpan jasad saat yang bersangkutan perlu diidentifikasi terlebih dulu.  Ini juga termasuk untuk jenazah yang membutuhkan otopsi.

Di ruangan ini pula dilakukan pemulasaraan jenazah sebelum melakukan proses pelepasan, misalnya pemakaman atau kremasi.

Sekilas Tentang Kamar Mayat/Jenazah

Kamar atau ruangan jenazah umumnya masih terletak di satu lahan dengan rumah sakit dan wajib terpisah dengan kamar bagi pasien. Tentu saja yang memerlukan perawatan di rumah sakit bukanlah orang yang masih hidup, melainkan juga yang sudah tidak bernyawa. 

Saat seseorang menemui ajalnya di rumah sakit, tentu tak dapat dimakamkan atau dikremasi begitu saja. Yang bersangkutan tentu harus dimandikan atau dibersihkan dulu, disemayamkan, dan didoakan/disembahyangkan dengan tata cara sesuai kepercayaannya. 

Jadi kesimpulannya, kamar mayat tidak hanya penting, tetapi mutlak keberadaannya di rumah sakit sebelum pihk rumah sakit melaksanakan kepengurusan jenazah.

Sangat disayangkan jika masih ada rumah sakit yang dalam penyediaan kamar mayat masih sekedarnya. Ini artinya tidak memperhatikan standar higienis atau yuridis.

Pada kamar jenazah RSCM atau rumah sakit lain yang telah memenuhi standar ada dua macam kamar mayat. Pertama adalah kamar suhu positif, dimana jasad disimpan pada suhu 2 °C sampai dan 4 °C. Tujuannya adalah untuk memperlambat dekomposisi (pembusukan) pada mayat hingga beberapa minggu.

Kedua adalah kamar suhu negatif, yaitu kamar jenazah dengan suhu antara -10 °C sampai -50 °C. Kamar demikian ini umumnya berada di institut forensic untuk jasad-jasad yang belum teridentifikasi. Pada suhu serendah itu kondisi jasad mencapai kebekuan penuh sehingga proses dekomposisinya sangat minim.

Bagian-Bagian Dalam Kamar Mayat/jenazah

Sesuai standar Departemen Kesehatan RI, inilah bagian-bagian atau sarana yang wajib ada pada kamar mayat.

  • Divisi Autopsi. Pada divisi ini terdapat 2 ruangan otopsi yaitu ruang jenazah yang belum membusuk dan ruang jenazah yang sudah membusuk. Untuk ruangan bagi mayat yang belum membusuk ukuran standarnya adalah 14 X 6 m, dan disertai ruang pendingin berukuran 3,5 X 6 m. Ruangan tersebut mampu menampung hingga 12 mayat. Sementara pada ruangan untuk mayat yang sudah membusuk, ukurannya adalah 6 X 6 m plus kamar pendingin seluas 3,5 X 6 m.
  • Divisi Toksikologi. Pada ruangan inilah dilakukan pemeriksaan narkoba secara kualitatif. Untuk jenis pemeriksaan toksikologi lainnya akan dikirimkan ke Laboratorium Forensik untuk hasil yang lebih cermat.
  • Divisi Patologi. Luas ruangan untuk divisi ini adalah 6 X 2,5 m. Tujuan pengadaan bagian ini adalah untuk melakukan pemeriksaan histopatologi.
  • Divisi Antropologi. Ruangan ini berukuran 3,4 X 6 m yang digunakan pada proses pemeriksaan tulang dewasa.
  • Divisi Serologi/Biomolekuler. Mayat akan dicek golongan darahnya (ABO, MN, serta Rhesus) pada ruangan berukuran 6 X 6 m ini.
  • Divisi Odontologi. Luar ruangan ini adalah 2 X 6 m dan dilakukan untuk pemeriksaan odontogram pada jasad.

Pada manajemen kamar jenazah, unsur-unsur lain yang juga diperlukan adalah:

  • Ruangan Satuan Pengamanan atau SATPAM
  • Ruangan penerima jenazah yang berfungsi untuk menerima mayat tidak hanya dari dalam RS, melainkan juga dari luar.
  • Ruangan persemayaman adalah tempat persinggahan jasad sementara sebelum dijemput oleh keluarganya.
  • Ruang tunggu keluarga adalah tempat bagi keluarga jenazah untuk menunggu proses yang dilakukan terhadap jasad anggota keluarganya.
  • Ruang kuliah bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran yang berkaitan dengan studinya.
  • Ruang sekretariat untuk mengurus administrasi yang berhubungan dengan surat-surat masuk dan keluar.
  • Ruang tata usaha untuk memproses asuransi, visum et repertum, dan sebagainya.
  • Ruang arsip visum et repertum.
  • Ruang rapat
  • Ruang staf
  • Ruang komputer
  • Ruang informasi (media)
  • Ruang mushola sekaligus untuk menyolatkan jenazah yang beragama Islam.
  • Garasi kereta jenazah

Jika terjadi bencana yang menyebabkan kematian massal, pihak rumah sakit perlu mencari solusi penyimpanan jenazah. Ini misalnya pada ruang terbuka yang sanggup menampung hingga 80 jenazah di waktu yang bersamaan.

Persyaratan Pembangunan Kamar Mayat/Jenazah

Saat merancang denah kamar jenazah harus memenuhi poin-poin berikut ini!

  • Kamar mayat adalah gedung yang tertutup dan tidak dapat diakses bebas sementara bagian basement-nya dapat dipakai sebagai akses keluar gedung.
  • Jalur bagi jenazah wajib berdinding keramik, lantainya tidak berpori, dilengkapi sistem pembuatan limbah, sistem pendingin yang memadai, serta bersirkulasi udara.
  • Posisi kamar mayat wajib mempunyai akses secara langsung dengan ruang perawatan intensif, ruangan operasi, ruangan perawatan inap (opname), ruangan kebidanan, dan ruangan gawat darurat.
  • Demi alasan psikologis akses menuju kamar mayat harus terlindung dari pandangan pasien, termasuk pengunjung. Karena inilah akses menuju ruangan tersebut seharusnya bukanlah akses umum atau dapat dilalui siapa saja.
  • Gedung rumah sakit wajib mempunyai lahan parkir khusus serta jalur khusus untuk kereta atau mobil jenazah yang tak bisa diakses sembarang orang.
  • Lahan parkir untuk menyimpan kereta jenazah harus berdekatan dengan kamar mayat.

Peralatan Pendukung Dalam Kamar Mayat/Jenazah

Di dalam ruang mayat juga diperlukan peralatan pendukung demi kelancaran aktivitas yang berkaitan dengan perlakukan terhadap jenazah di rumah sakit. Peralatan dimaksud terbagi menjadi dua jenis, yaitu mobile dan non mobile:

1. Peralatan mobile kamar mayat

  • Ambulan jenazah
  • Brankar jenazah. Brankar jenazah dengan kriteria, terbuat dari stainless steel atau aluminium yang minim cekungan. Brankar harus mempunyai saluran pembuatan air dan mudah dibersihkan. Alat ini juga dapat dijadikan meja autopsy. Dua jenis brankar jenazah yang umum digunakan adalah brankar roda dan brankar angkat.

2. Peralatan non mobile kamar mayat

  • Peralatan autopsy
  • Peralatan embalming. Yang dimaksud embalming adalah pembalseman untuk mengawetkan jenazah.
  • Peralatan radiologi portable
  • Perangkat ini juga sering disebut fluoroskopi
  • Peralatan antropometri
  • Sistem komunikasiUntuk sistem komunikasi internal perangkat yang digunakan adalah intercom. Selanjutnya untuk komunikasi eksternal menggunakan telepon, email, dan fax.
  • KomputerPerangkat komputer wajib dilengkapi sambungan internet.
  • Kantong mayat
  • Sarung tanganSarung tangan untuk kebutuhan penanganan jenazah terbuat dari karet dengan standar tertentu.
  • Apron plastic
  • Masker
  • Penutup kepala
  • Formulir surat kematian
  • Formulir victim identifikasi missing person
  • Formulir victim identifikasi dead body
  • Label jenazah

3. Peralatan Portabel

Pada keadaan khusus, misalnya terjadi bencana alam yang menyebabkan jatuhnya korban dalam jumlah banyak, diperlukan perlakuan yang berbeda. Di sini tim identifikasi harus bekerja keras di lokasi bencana yang biasanya di ruang terbuka. 

Inilah sebabnya anggota tim perlu membawa perangkat yang portable serta dapat dibawa dengan mudah dan cepat.

Kamar Jenazah
Kamar jnazah. Sumber BBC.com

Peralatan tersebut adalah:

  • Viewer. Yang tergolong perangkat viewer penting adalah lampu baca foto.
  • Perlengkapan laboratorium. Perangkat laboratorium ringkas yang dapat digunakan di lapangan.
  • Kit identifikasi. Yang dimaksud disini adalah untuk melakukan identifikasi pada bencana massal lapangan.

Demikianlah beberapa hal penting tentang kamar jenazah yang perlu diketahui untuk menambah wawasan Anda. Semoga bermanfaat!

Jika anda pengurus kamar jenazah dan membutuhkan Mortuary Carriage atau Keranda Mayat Tahan Karat, kami siap membantu dengan senang hati

Syauqi Muhammad Najmi

Adalah seorang penulis di Rajane Keranda. Lulusan pondok yang terjun ke dunia digital marketing dan ingin membuktikan bahwa santri bisa jadi apapun. Yang terpenting jangan lupa berdakwah !

Leave a Reply